Senin, 13 Februari 2012

Cerita Panjang Ikut Sertanya Saya di Kontes Ban Terbaik di Indonesia GT Radial

Tulisan ini hendak menjelaskan dan mengulangi kembali kisah saya bersama kontes seo Ban Terbaik di Indonesia GT Radial yang sudah lewat dan sudah jelas siapa saja pemenangnya. Saya ucapkan selamat terhadap Romadhona Akbar, Yoga Ailala (ane akui Yoga memang lebih baik di SERP daripada saya ketika di hari penjurian), Aristyawan, dan Khoirudin yang telah memenangkan kontes ini. Saya ucapkan selamat untuk kalian. Barangkali, tulisan ini agak berbeda seratus delapan puluh derajat dengan beberapa tulisan saya sebelumnya yang menentang keras penjurian GT Radial yang memang dalam pandangan saya tidak berubah yaitu CACAT, namun memberikan selamat kepada pemenang menurut saya tidak ada salahnya. Hal ini memang biasa terjadi dalam kontes seo, sebagaimana dalam sepakbola wasit seringkali salah memberikan pinalti dari hasil diving, atau kartu merah dan lain sebagainya, namun setelah diputar tayangan ulangnya maka akan benar-benar ketauan mana yang salah dan mana yang benar. Dan saya rasa begitu banyaknya pengakuan dari banyak blogger yang menyatakan bahwa di hari penjurian saya tetap bertahan di posisi 1 gugel dan berarti 3 minggu lebih saya mengalami tekanan dasyat dari peserta lainnya, dan ini berarti hasil SERP peserta memang sama alias tidak berbeda, dengan demikian begitu banyak saksi yang menyatakan bahwa saya memang berada di posisi 1 gugel dalam penjurian, bahkan ada yang sudah mengucapkan selamat sebelum pengumuman dilaksanakan.
Perjalanan Ikutan Kontes Ban GT Radial
Saya mengikuti kontes seo Ban GT Radial dengan semangat yang menggebu-nggebu, karena memang saya ingin menang karena menang berarti mendapatkan uang tunai yang dapat saya gunakan untuk melunasi hutang saya dan sedikit modal berdagang. Optimasi-pun gencar saya lakukan mulai dari dipostingnya artikel di pertengahan bulan November 2011. Setelah bertarung dengan keras bersama dengan sobat blogger lainnya, Alhamdulillah bisa naik sedikit demi sedikit sampai akhirnya antara saya, pekanbaru.co, dan donaalfian bertarung untuk urutan 1,2,dan 3 serp gugel, sampai akhirnya saya berada di posisi ke-2 di bawah pekanbaru.co sementara donaalfian ada di bawah saya. Anehnya menjelang penjurian di akhir desember 2011 DonaAlfian menghilang entah kemana, dan diketahui bahwa DonaAlfian terkena sandbox. Maka sejak saat itulah DonaAlfian dapat dikatakan tidak lagi mendapat tempat di serp gugel maupun yahoo. Saiya terus merajai serp sampai sekitar tanggal 3 atau tanggal 4 saya kaget, karena ternyata Yoga bisa memposisikan dirinya di no.1 Yahoo. Sejak saat itulah saya tidak merajai serp lagi hingga hari penjurian, jika dihitung serp saya mendapat poin 10 dari gugel dan Yoga mendapat 13 karena di saat yang sama dia juga menduduki peringkat ke-8 gugel, sementara di tempat ketiga secara serp Seoblogger4 dengan poin 9. Saya akui jika secara SERP poin saya kalah dari Yoga. Namun di hari penjurian DonaAlfian tidak juga muncul, apalagi ayam berkokoknya Aristyawan maupun Pendhowo-nya khoiruddin, sama sekali tidak ada, bahkan bukan saja di hari penjurian, namun sekian lama memang tidak ada di 10 besar yahoo maupun gugel.
Beberapa hari saya tetap di posisi 1 Gugel, hingga akhirnya sekitar pertengahan januari 2012 saya posisinya bergantian dengan pekanbaru.co antara 1 dan 2, nah kemudian baru muncullah DonaAlfian keluar dari Sanbox itupun posisinya bukan di posisi 1 ataupun 2. Entah ini merupakan firasat, hati saya kemudian was-was dan mendorong saya untuk bertanya kepada panitia lomba di seo@dapurpacu.com. Inilah pertanyaan saya :
Kepada yth.
Panitia Kontes SEO Ban Terbaik di Indonesia GT Radial
di Tempat

Berkaitan dengan kontes seo Ban Terbaik di Indonesia GT Radial. Saya adalah salah satu kontestan dan meraih posisi pertama di Google Indonesia sampai dengan Jumat malam (http://www.kacno.com), 6 Januari 2012. Saya ingin tanya bagaimana model penjuriannya :
1. Apakah ketika jam 12.00 WIB, Kamis 5 Januari 2012 panitia sudah menentukan posisi serp terbaik di Google Indonesia maupun di Yahoo Indonesia ?
2. Apa maksud "tentative" dalam pengumuman pemenang ?
3. Kapan kira-kira diumumkannya pemenang ?
Terima kasih atas jawabannya, sejujurnya saya berharap memang pada tanggal 5 Januari jam 12.00 WIB panitia sudah menentukan posisi di Yahoo Indonesia dan Google Indonesia. Dan saya sangat berharap bisa menjadi pemenang di kontes ini, untuk kebutuhan yang mendesak.

Hormat Saya,


Asep Setiawan Junaedi

Email saya kirim tanggal 7 Januari 2012, namun pertanyaan ini sama sekali tidak dijawab oleh panitia. Akhirnya sayapun was-was kok sekian lama tidak dibalas padahal saya tanyanya baik-baik, lalu saya SMS ke Ahmad Subhan bahwa saya khawatir juri belum mengambil hasil serp-nya dan belum menyimpannya dalam bentuk screen shoot. Lalu Ahmad Subhan menenangkan saya dengan mengatakan gak mungkin jurinya belum menentukan pemenang serp-nya. Lalu sayapun menjadi agak tenang.
Dengan perasaan masih was-was, sayapun kemudian mengirimkan kembali email ke-2 pada tanggal 31 Januari 2012 dengan bunyi sebagai berikut :
Kepada Yth.
Panitia Kontes SEO dan Konten Ban Terbaik di Indonesia GT Radial
di Tempat

Dengan hormat,
Hanya sekedar ingin menanyakan bagaimana perkembangan pengumuman kontes seo Ban Terbaik di Indonesia GT Radial-nya ? Menurut hemat saya segera saja hasilnya diumumkan kepada peserta, karena banyak yang sudah menunggu terutama para peserta yang merasa punya kans menang. Pertimbangan saya adalah dengan diumumkannya pemenang kontes seo pada hari ini maka berarti panitia telah menepati janjinya untuk mengumumkan pemenang di bulan Januari 2012. Namun, jika sampai molor di bulan Februari tanpa adanya pemberitahuan apa-apa kepada peserta maka dikhawatirkan mereka akan berpikiran buruk kepada Dapurpacu.com dan GT Radial, padahal dapurpacu dan GT Radial dikenal dengan kredibilitas dan senioritasnya yang tinggi di dunia webportal dan industri ban terbaik.
Untuk masalah kendala internal panitia saya pribadi tidak mengetahui, dan saya juga tidak perlu ber-negative thinking karena memang tidak mengetahui permasalahannya. Hanya saja, menjaga citra dapurpacu dan GT Radial sepertinya merupakan bagian dari promosi bukan ?
Saya pribadi percaya dengan profesionalisme juri dan hanya sekedar mengingatkan bahwa hari ini adalah hari terakhir di bulan Januari 2012, dan sepertinya konten di http://ban.dapurpacu.com tidak terupdate sama sekali sejak berakhirnya kontes 5 Januari 2012.
Terakhir saya ucapkan selamat bekerja dan semoga sukses untuk kontes-nya. Terima Kasih.

Purwokerto, 31 Januari 2012

Asep Setiawan Junaedi

 
Kembali saya tidak mendapatkan jawaban, padahal saya sudah berusaha bertanya dengan cara baik-baik dan rasa penuh hormat. Namun tidak juga dijawab. Akhirnya, saya mengatakan ke sobat Ahmad Subhan bahwa saya merasa tidak akan menang meskipun juara terakhir sekalipun meskipun secara serp saya ada di no.1 Gugel. Ahmad subhan balik bertanya "Emang kenapa ?" terus terang saya tidak bisa menjawab karena itu hanyalah firasat saya saja dan sayapun gak sms balik ke Ahmad Subhan. Lalu mulailah saya memberikan tekanan agar pemenang segera diumumkan baik ke Dapurpacu.com maupun GT Radial. Namun, tetap juga tidak mendapatkan respon. Sampai akhirnya saya menyatakan bertekad akan membuat posting tentang SCAM-nya kontes dan akan mengubah konten artikel saya jika tidak segera diumumkan. Akhirnya email saya mendapatkan respon dan satu hari setelah saya kirim email berisi keinginan saya menulis artikel SCAM-nya kontes GT Radial, kemudian pengumuman pemenang dilaksanakan :
Hasilnya sangat mengejutkan dan tidak diduga-duga serta sangat mencengangkan. Benarlah firasat saya, ternyata saya memang tidak menang walaupun juara terakhir (ketiga). Dan lebih parahnya lagi, pemenang mayoritas adalah orang yang tidak menghuni posisi 10 besar Gugel maupun Yahoo. Jadi pertanyaannya adalah ADA APA ???
Untuk jelasnya, mungkin lebih tepat dipertanyakan ke juri GT Radial. Semua itu sebenarnya dapat terjawab jika juri GT Radial mau transparan terhadap proses pemilihan pemenang. Bagaimana metode penjuriannya kemudian sudah sesuai dengan aturan yang dibuat ataukah belum, hanya juri GT Radial yang tahu, bagaimana komposisi penilaiannya dan bagaimana screen shot-nya tentu saja ini perlu diketahui. Namun, sampai detik ini juri GT Radial belum juga mejawabnya.
Penjurian seperti ini jelas tidak pernah terlintas di benak saya, karena yang saya pahami dalam penjurian seperti ini biasanya juri mencatat peserta yang berada di ranking 10 yahoo plus google, 10 besar yang memiliki poin terbesar kemudian dinilai kualitas artikel dan desain website-nya oleh juri kemudian baru ketauan siapa yang menang dengan akumulasi poin. Akhirnya saya berusaha keras membuat artikel yang search engine friendly awalnya ingin menaruh banyak gambar di artikel, namun karena pertimbangan seo akhirnya gambar saya masukkan semua ke video, semata-mata karena ingin memiliki kans menang dengan menduduki ranking bagus di Gugel, saya juga ingin membuka komentar karena saya percaya posisi yang bagus di Gugel akan mengundang banyak komentar dan tentunya akan meningkatkan kualitas artikel, namun sekali lagi karena pertimbangan serp itu tidak saya lakukan.
Cita-Cita Yang Sirna
Saya ingin melunasi hutang dan saya ingin membuka usaha ebay kembali jika memang saya bisa juara 2 ataupun 3 itu bisa terlaksana. Lalu saya berusaha mengoptimasi semaksimal mungkin yang bisa saya lakukan, mungkin optimasi saya waktu itu kekuatannya 3 kali lipat daripada optimasi kontes Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik yang lebih sering saya diamkan. Siang malam saya lalui untuk optimasi, sering juga lembur bahkan ijin tidak berangkat ronda dengan kompensasi membayar 5000 untuk sekali tak ronda demi menjaga SERP agar tetap bagus. Alhamdulillah kerja keras menempatkan saya berada di posisi 1 Gugel, sekitar 3 minggu saya bertahan dan banyak yang sudah mengucapkan selamat baik lewat komentar di posting lain, di email, secara langsung maupun di Yahoo Messenger. Sayapun sangat senang, dan terbayang di pikiran saya, hutang saya lunas dan ada sedikit sisa untuk kembali berjualan di Ebay, kerja keras siang malam tidak sia-sia, memakai uang belanja untuk membeli koneksi agar optimasi bisa berjalan baik juga tidak sia-sia. Pengorbanan tenaga, pikiran, biaya dan waktu sempit yang biasanya digunakan untuk bercengkrama dengan keluarga bisa terobati dan memberikan hasil. Beberapa kali sakit fisik karena jarang istirahat demi optimasi-pun sepertinya akan terobati. Menjanjikan kepada anak untuk bisa main bersama dengan mentraktir mereka.
Namun, semua itu sirna setelah melihat hasil pengumuman pemenang kontes seo GT Radial. Hutang tetap menumpuk dan bahkan jadi lebih banyak, jualan di Ebay-pun menjadi mandeg / berhenti karena memang tak ada modal, ingin main mentraktir anakpun kemudian tidak jadi. Tak sekedar itu saja, dukungan dari keluarga untuk ikutan kontes lainnyapun semakin kecil. Domain-domain-pun banyak yang ditutup karena tak mampu diperpanjang. Semua kompensasi itu hanya diganti dengan 4 buah ban gt radial champiro eco, yang saya sendiri tidak tahu apa yang bakal saya lakukan jika 4 ban itu sampai di rumah kontrakan saya yang sempit ini.
Kekalahan wajib diterima, jika kekalahan itu adalah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Namun, saya kalah bukan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh juri sendiri, yang artinya juri sudah menyalahi akad antara peserta dengan juri dengan cara tidak memperhitungkan posisi SERP, sedangkan Allah akan keluar dari sebuah transaksi atau kesepakatan itu jika salah satu pihak menyalahinya.
Jika memang ban champiro eco itu bisa diuangkan itu sedikit membantu, namun jika tidak sepertinya ban champiro eco dengan segala kehandalannya tidak berguna bagi saya untuk saat ini, bahkan untuk mentraktir anak sekalipun. Saya tidak begitu butuh ban, dan jika memang GT Radial merasa popularitas mereka bisa terdongkrak dari kualitas artikel dan sharing di social network saja dan bukan SEO dan SERP silakan. Namun, sekali lagi SEO itu mahal dan dengan dihapusnya beberapa posting oleh kontestan saja posisi alexa rank GT Radial semakin melorot lagi, tadinya sempat tembus 700 ribuan sekarang kembali melorot ke posisi lebih dari 1 juta. Jadi untuk GT Radial, jika anda berpikiran bahwa kualitas artikel dan web design adalah segala-galanya dengan cara menafikan SEO silakan saja dan kontestan yang anda menangkan saat ini tak akan sanggup membendung melorotnya alexa rank dan traffic anda jika hanya mereka mengandalkan kualitas artikel dan webdesign saja. Karena sebagaimana yang saya alami, ratusan keyword telah membuat visitor masuk ke halaman kontestan, bagaimana jika satu per satu halaman kontes itu dihapus karena mereka para seo-er sudah merasa terlecehkan dengan sikap anda yang tidak memperhitungkan serp. Live link anda akan hilang dan akan semakin sedikit yang mengunjungi anda.
Sekali lagi saya ucapkan minta maaf yang sebesar-besarnya kepada GT Radial juga pada kontestan lainnya terutama yang telah memenangkan kontes ini jika analisa saya salah. Sayapun mengakui kekalahan saya meskipun masih menyisakan segudang tanda tanya. Saya juga minta maaf yang sebesar-besarnya jika saya telah sering melontarkan email yang berisi nada-nada sarkasme (kasar). Nada sarkasme itu sebenarnya untuk memacu anda agar mau peduli terhadap pertanyaan bukan diam saja.

5 komentar:

yoetama mengatakan...

semoga kang asep tetap semangat untuk bisa memberikan ilmunya kepada seorang pemula seperti saya, terus terang saya kenal blog dan seo dari yoga,, baca2 dari senior seperti kang asep dan mas subhan, jika memang dunia kontes seo semuanya seperti yang ini saya tidak akan meneruskan ngeblog untuk seo, karena percuma belajar dan meraih posisi di serp.

Asep Setiawan Junaedi, S.T. mengatakan...

@yoetama : tidak semua seperti itu gan. Cuma kebetulan sudah dua kali ane nemuin yang kayak gini, yang pertama artatel dan yang kedua gt radial. Yang saya harapkan sebenarnya penjelasan dari Dapurpacu dan GT Radial, namun sampai saat ini belum ada penjelasan bagaimana metode penjuriannya. Tulisan ini sebenarnya agar mereka mau menjawab pertanyaan saya. Agar tidak simpang siur.

Subhan mengatakan...

memang menyakitkan sobat, kalah dari pertandingan itu biasa tapi kalah karena ketidak adilan dan ketidak becusan juri sangat menyakitkan. Saya sudah beberapa kali mengalami ini begitu juga rekan seo'er lainnya.

Seperti sobat putra perdhana bahkan tidak turun lg di kontes seo, anepun juga atau liat2 jurinya dan cara penjuriannya dulu. Semoga panitia lebih mengerti arti seo dan perjuangan di seo, atau mereka memang buta seo yg sok jadi panitia sehingga menganggap optimasi seo itu hanya ongkang2 kaki..

Yoga mengatakan...

Berkunjung sobat blogger, wah ceritanya benar" panjang ... walaupun ane jd salah satu pemenang tp msh mempertanyakan juga kok sob penilaiannya berdasarkan apa n udah ane coba email bbrapa kali tp ga dibales tuk hal tersebut.

@yoetama, oi dah duluan aj nimbrung disini hehehe
@subhan, memang bener sob optimasi dlm kontes seo itu kerja keras baik pikiran, waktu n tenaga jd perlu perhatian penuh tuk semua para penyelenggara kontes agar menyadari mutualisme "saling menguntungkan satu sama lain" dari hasil kontes seo.

Rengga mengatakan...

Wah baru baca tulisan yg ini. :D

Saya dulu adalah pemegang posisi puncak kontes Daihatsu di google, yang juga diadakan oleh dapurpacu, klo mas Asep masih sempat juara, saya malah tidak sama sekali.

Saya sakit hati? oh iya, banget...

Kita doakan saja semoga PT Dapurpace mendapat pencerahan dan mengganti staff SEO nya kepada orang yang lebih berkompeten. :)