Jumat, 10 Februari 2012

Sudahlah Konsentrasi Saja Ke Kontes Software Akuntansi

Alhamdulillah, kontes semi seo kontes artikel Ban Terbaik di Indonesia sudah selesai. Beragam kisah ada dalam kontes Ban GT Radial ini, tetapi yang jelas bertahannya posisi di no.1 serp Gugel selama lebih dari 3 minggu tak berarti apa-apa kecuali dihargai dengan 4 buah ban champiro eco. Sebuah capaian yang kurang baik, bahkan jauh lebih buruk dari Romadhona Akbar yang kena sandbox dan menghilang lama dari serp baik gugel maupun yahoo, termasuk hilang di hari penjurian, sama juga dengan pendhowo maupun ayam berkokok yang sama sekali tidak ada di posisi serp yahoo maupun gugel dengan menggunakan IP address gugel manapun hasilnya tidak ada di 10 besar.

Namun kontes sudah usai, dan semuanya memang hak mutlak juri, namun semua blogger Indonesia juga tahu tingkat profesionalisme juri, dari molornya waktu pengumuman maupun hasilnya. Semua dapat menyimpulkan apakah juri benar-benar profesional mengikuti aturan yang telah mereka buat sendiri ataukah tidak, sangat jelas-jelas terlihat.
Kontes semi seo pun sebenarnya perlu digugat, karena biasanya terjadi bias penilaian yang sangat nyata. Hobi juri yang tidak menyertakan screen shoot serp dalam pengumuman dan tiba-tiba hanya nongol hasil pemenangnya saja, ini perlu di-REVISI karena jika berulang-ulang terjadi maka juri tersebut tidak lagi layak dipakai dalam kontes apapun, karena sekarang sudah banyak juri-juri handal lainnya yang lebih obyektif, atau apa susahnya sih bagi para perusahaan penyelenggara kontes untuk jadi juri sendiri, caranya mudah kok. Kalau menjelang penjurian tinggal hapus semua histori browser, dan cache trus tinggal di restart komputernya ketikkan Gugel atau Yahoo, masukkan keyword kontes, buat screen shot-nya. Apa seperti itu saja butuh juri khusus untuk seo ??? Lalu bagaimana caranya menilai artikel, nah ini memang butuh keahlian khusus silakan anda sewa orang untuk menilai artikel namun saya percaya nilainya tak akan jauh beda, paling hanya berkisar di nilai 6,7,8,atau 9. Tentukan model penjuriannya secara jelas termasuk bagaimana scoring penilaian.
Mungkin juri akan menyanggah, semi seo untuk menjaga kualitas konten agar bagus. Jawabnya, tentukan saja dari awal, nilai dari awal apakah sudah enak dibaca ataukah belum, ataukah asal-asalan ataukah tidak, sudah cukup jumlah karakternya atau belum. Jika ya, maka boleh untuk lanjut ikutan kontes, jika belum maka segera beritahukan kepada peserta. Jika belum jelas silakan belajar kepada penyelenggara kontes Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik.
Kebiasaan jelek harus DIUBAH, bukan karena apa-apa, namun demi profesionalisme dan berkembangnya seo dan blogging di Indonesia. Semua bisa jadi juri, tak perlu pakai jasa orang, lakukan sendiri.Lampirkan screen shootnya. Apapun, Sudahlah  Konsenterasi saja ke kontes Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

KONTES SEO GT RADIAL EMANG CACAD GAN
ane juga sdh liat hasil SERP khusus Google.co.id emang agan yg urutan 1.
Setidaknya kan bisa dapt juara 1,2, atau 3.
Pekanbaru.co juga menannya hanya urutan 1 atau 2
Tapi pas liat pengumuman pemenang koq malah kacno.com hanya jadi juara favorit...
manalagi pengumuman kontesnya yg molor + ga ada screen shoot
bener2 CACAD kontes soe gt radial >,<

Asep Setiawan mengatakan...

Siapapun pasti tercengang gan liat model penjurian kayak gini. Siapapun yang melihat serp ban terbaik di indonesia tau bagaimana hasil serp baik gugel maupun yahoo, mereka juga tau bahwa serp BENAR-BENAR tidak dipakai. Kalau juri ngaku pakai SERP coba tunjukkan ke saya bukti screen shootnya di hari penjurian kalau mereka benar. Jadi,Ini bukan kontes semi SEO ini kontes ARTIKEL. Jika seperti ini mending ane kuatin di artikel aja, gak peduliin SERP,InsyaAllah ane bisa membuat artikel yang lebih baik dari kontestan yang menang itu, meskipun dengan konsekuensi serp jeblok. Sayangnya, ane tidak tahu karena yang dulu ane tahu penilaian adalah dari "SCORING GOOGLE.CO.ID dan YAHOO.CO.ID + desain web dan kualitas artikel". Itu yang ane tau.
Ketika dulu ane ingin tau lebih banyak dengan bertanya ke panitia bagaimana metode penilaian lebih jelas lagi, seperti apakah juri sudah menyimpan screen shoot SERP ketika hari penjurian ? Apa itu makna tentative, dan kapan kira-kira diumumkan. Apa jawaban pengelola. Kalau dijawab belum atau sudah mending. TIDAK ADA JAWABAN bro. Saya tanya dua kali tidak dijawab. Mungkin mereka pikir "Liat aja besok waktu pengumuman, Ente nanti tau sendiri". Akhirnya, ya ane bener-bener tau sekarang, ternyata SERP tidak DIHIRAUKAN. Buktinya, mana ada ayam berkokok ataupun pendhowo di top 10 ketika hari penjurian.
BTW, pake anonim bro..emang kenapa ??
Ya bukan cuma salah penyelenggara kontes sih, salah ane juga kenapa ikutan kontes aturan masih ambigu kayak gitu. Ini bakalan terulang di kontes lainnya yang jurinya gak melampirkan screenshoot serp. Liat aja besok kalau ada kontes serupa.

Asep Setiawan mengatakan...

Saya berharap kepada panitia Dapurpacu.com maupun GT Radial untuk menjelaskan duduk persoalannya di sini.